Bagaimana Menjadi Penulis Tenar

  • InstitutPenulis.id | Sebuah pertanyaan menggelitik disampaikan seorang pembaca Manistebu.com—mitra publikasi InstitutPenulis.id. Pertanyaannya sederhana: Saya ingin jadi penulis tenar, kira-kira butuh berapa lama?

Jawabannya tidak sederhana. Seorang penulis senior pernah berkata jika ingin tenar (populer), tulislah sebuah karya fiksi. Ya, umumnya yang tenar itu memang penulis fiksi (novel utamanya).

Penulis nonfiksi jarang setenar penulis fiksi. Sebut saja nama tenar itu seperti Stephen King, J.K. Rowling, atau dari negeri sendiri, seperti Andrea Hirata, Asma Nadia, Dewi (Dee) Lestari, A. Fuadi, Tere Liye, dan Eka Kurniawan.

Namun, akan sulit menjawab seberapa cepat. Jika mau cepat tenar sebagai penulis, tulislah hal-hal yang kontroversial, misalnya menebar aib atau hoaks orang-orang terkenal, dijamin akan cepat tenar. Boleh juga melakukan hal-hal yang tidak dilakukan penulis lain demi sebuah ketenaran yang cepat.

Bagaimanapun menjadi penulis tenar dengan karya yang berbobot atau karena karyanya maka namanya terangkat, itu butuh proses. Stephen King memulai penerbitan mandirinya pada usia 15 tahun.

Ia bersama teman dekatnya Chris Chesley menerbitkan buku kumpulan cerita berjudul People, Places, and Things-Volume I. Tahun berikutnya penerbit mereka yang dinamai King’s Triad and Gaslight Books, menerbitkan buku bagian kedua berjudul The Star Invaders.

Itu sebuah proses yang dilalui King sebelum novel pertamanya Carrie, diterbitkan Doubleday tahun 1974. Proses itu memakan waktu yang panjang hingga King kemudian terkenal sebagai penulis novel thriller.

Jawaban konkretnya tidak ada ukuran waktu yang benar-benar dapat diprediksi bagaimana seorang penulis bisa tenar. Penulis nonfiksi pun dapat tenar dan ketenaran yang paling alamiah adalah ketika karya seseorang melambung dan direspons positif oleh begitu banyak pembaca.

Ada juga ketenaran-ketenaran tidak alamiah yang seperti diskenariokan (istilah populer saat ini settingan). Misalnya, saat buku hendak diterbitkan, penulisnya melakukan tindakan-tindakan yang menghebohkan publik.

Tenar atau popularitas sah-sah saja menjadi tujuan seseorang untuk menulis, di luar tujuan-tujuan idealisnya. Faktanya, penulis juga dapat menjadi seorang selebritas seperti yang terjadi pada penulis-penulis di negeri ini juga. Mereka diburu tanda tangannya dan diminta untuk berfoto bersama. Gaya mereka juga terkadang eksentrik.

Namun, untuk itu semua memang memerlukan proses dan waktu. Sekali lagi tidak ada ukuran waktu yang dapat dijadikan standar.

Seseorang menjadi tenar boleh jadi karena faktor keberuntungan atau faktor kebetulan, dapat juga karena usahanya yang gigih dan terus-menerus.

Karena itu, lebih baik seorang penulis berfokus pada meningkatkan keterampilan dan kualitas karyanya. Karya yang baik tentu akan menjadi anak tangga penting bagi popularitas.■

15 April 2018

0 responses on "Bagaimana Menjadi Penulis Tenar"

    Yuk diskusi ...

    Tentang Kami

    InstitutPenulis.id adalah pusat kursus penulisan-penerbitan daring terlengkap sekaligus terbaik di Indonesia.

    Paling Dicari

    Anggota Aktif

    There are no users currently online
    © 2018 oleh PT Inovasi Penulis Indonesia.
    X
    %d bloggers like this: