• LOGIN
  • No products in the cart.

Buat Buku, Pilih Budimi Saja

Manistebu.com | Meski tak suka mengatakan menulis itu gampang, saya senang menyodorkan alternatif yang memudahkan seseorang untuk berkarya, termasuk menulis buku. Mengapa berpikir payah untuk menulis buku ratusan halaman kalau dalam hitungan puluhan halaman Anda sudah dapat menuangkan pikiran, perasaan, akhirnya pendapat Anda.

Salah satu ide saya adalah menulis buku digital mini alias budimi. Ya, jika Unesco mendefinisikan buku itu adalah lembaran tercetak dengan ketebalan lebih dari >49 halaman, budimi adalah lembaran digital dengan ketebalan kurang dari 49 halaman. Anda dapat membuat variasi kelipatan 8 dengan ketebalan 24, 32, 40. Itu cukup untuk sebuah buku.

Saya pernah membuat beberapa budimi. Salah satunya tentang tempe yang saya buat pada tahun 2014 terkait dengan program bersama Telkom bertajuk “1001 Cerita Nusantara”. Saya menyelesaikan budimi ini hanya dua hari. Lalu, saya juga menulis buku berjudul Copyediting: Sebuah Pengantar Kemahiran. Anda dapat mengaksesnya secara gratis di sini.

Tempe

Untuk membuat budimi juga tidak memerlukan aplikasi yang canggih seperti In-Design, cukup menggunakan Word. Pilihan kemudian topik-topik yang ringan hingga dapat dibahas dalam 2-3 bab. Perhatikan alokasi halaman untuk buku berikut ini

Halaman Pendahulu (Front Matter)

  • Halaman judul: 1
  • Halaman hak cipta: 1
  • Halaman daftar isi: 1
  • Halaman kosong: 1
  • Halaman prakata: 1
  • Halaman kosong: 1
  • Total halaman pendahulu = 6

Halaman Isi (Text Matter)

  • Bab 1: 8
  • Bab 2: 10
  • Bab 3: 6
  • Total halaman isi = 20

Halaman Penyudah (End Matter)

  • Daftar pustaka: 1
  • Biodata penulis: 1
  • Total halaman penyudah: 2

Itu contoh buku dengan tebal 32 halaman. Alokasi halamannya memang dibuat seminim mungkin. Ya, namanya juga budimi. Dalam pengalaman budimi dapat ditulis selama 1 s.d. 2 hari ketika bahan tulisan sudah tersedia. Setelah itu, budimi dapat diformat menjadi fail PDF sehingga dapat dibaca sebagai buku digital atau dapat juga dikonversi lagi menjadi e-Pub. Kemudian, terserah apakah budimi mau digratiskan atau dijual.

Materi tentang bagaimana menyusun budimi ini juga akan tersedia di InstitutPenulis.id, terutama menggunakan Word 365. Tunggu segera.

17 May 2016

0 responses on "Buat Buku, Pilih Budimi Saja"

Leave a Message

top

Copyright©Institut Penulis Indonesia

Juru Tempa Penulis Indonesia

X